Ekspor ke AS Naik 10%


Jakarta – Amerika Serikat (AS) merupakan pasar penting dan paling menjanjikan bagi Indonesia. Nilai ekspor ke Paman Sam rata rata naik 5-10% per bulan, sehingga berada di posisi kedua setelah Tiongkok.

“Tahun lalu, nilai ekspor Indonesia ke AS mencapai US$ 19 miliar,” ujar Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Imam Pambagyo di Jakarta, Rabu (15/3).

Dia mengatakan, Indonesia akan terus meningkatkan ekspornya ke Amerika Serikat. Di samping itu, Indonesia banyak belajar dari AS, khususnya dalam membuat kebijakan perdagangan dan kerja sama bisnis.

Dia mengatakan, saat ini, Presiden baru AS Donald Trump tidak memengaruhi kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat. AS tetap menjadi mitra dagang paling prioritas bagi Indonesia.

Dia menilai, ada banyak hal yang bisa dipelajari Indonesia dari AS, antara lain sistem yang kuat dan biaya ekonomi rendah. AS juga sangat peduli terhadap produk ekspor. Alhasil, produk ekspor yang masuk AS telah dites dan diuji.
Produk unggulan Indonesia yang banyak diekspor ke AS adalah tekstil, sepatu, serta makanan dan minuman.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2017 surplus US$ 1,32 miliar. Ekspor mencapai US$ 12,57 miliar, sedangkan impor US$ 11,26 miliar. Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor terbesar, yakni US$ 2,91 miliar dan AS berada pada posisi kedua US$ 2,78 miliar. (dho)

Ridho Syukro/HK

Investor Daily

(Beritasatu)

[200962]

Facebook Comments