Maudy Ayunda Terpilih sebagai Duta Anti Perbudakan Modern




Bintang.com, Jakarta Maudy Ayunda menghadiri sebuah acara yang digelar oleh Universitas Paramadina dan Global Freedom Network (GNF) di Istana Wakil Presiden, Selasa (14/3/2017). Adapun GNF memberikan mandat pada Maudy untuk menjadi duta anti perbudakan modern.

Dalam acara tersebut, tak hanya terpilih menjadi duta, Maudy juga berkesempatan untuk berpidato di depan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Maudy dianggap tepat untuk mewakili generasi muda di Indonesia untuk melawan perbudakan modern yang kian merajalela.

Baca Juga

– Ulang Tahun ke-22, Maudy Ayunda Dapat Kejutan dari Kekasih
– Kebahagiaan Maudy Ayunda Usai Wisuda di Oxford University
– Foto Bareng Maudy Ayunda, Netizen Sebut Titi Kamal Awet Muda

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh lintas agama. Maudy pun merasa terhormat dapat turut serta dalam deklarasi ini. Lewat media sosial, Maudy membagikan momen berkesan dalam hidupnya tersebut.

“Terimakasih Wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla, Mr. Andrew Forrest, dan Para pemuka agama yang saya hormati. It really was an inspiring and moving movement and declaration,” tulis Maudy dalam keterangan foto yang diunggahnya, Rabu (15/3/2017).

Indeks Perbudakan Global 2016 memuat data, ada sebanyak 45,8 juta jiwa di dunia yang masih terperangkap hidup dalam perbudakan modern. Sekitar 736 ribu di antaranya berada di Indonesia. Kebanyakkan korban perbudakan modern sendiri adalah generasi muda dan anak-anak kecil.

Tugas baru Maudy Ayunda sebagai duta anti perbudakan modern ini pun mendapat dukungan dari para penggemarnya. “Really proud of you, maudy. You re my inspiration,” komentar believemez. “Generasi muda panutan,” sambung fajarutami_.

 

(bintang)

[4798622]

Facebook Comments