Rumah Merah dan Terkuaknya Prostitusi ABG di Pemakaman Sikka NTT


Kupang – Aksi prostitusi liar yang melibatkan ABG di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, marak terjadi. Ironisnya, aksi itu dilakukan pada malam hari di kali mati dan tempat pemakaman umum Iligetang wilayah pasar Alok, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Atas laporan warga, Satpol PP Sikka melakukan patroli rutin dan berhasil menangkap dua ABG berinisial MAG (16) asal Kabupaten Sikka dan NR (15) asal Kabupaten Flores Timur, Rabu (15/3/2017), pukul 01.00 wita.

“Saat ditangkap, mereka mengaku jumlah mereka sekitar 30 orang, yang kebanyakan tidak sekolah dan pelanggannya paling banyak pedagang pasar dan pengojek,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin, kepada detikcom, Kamis (16/3/2017).

Yosef mengatakan, setelah didata serta diambil keterangannya, mereka dipulangkan ke rumah. Mereka pada umumnya merupakan warga setempat.

“Kalau dibilang pelacuran terselubung, bukan juga, sebab mereka melakukan praktek terang-terangan saat malam hari dan secara berkelompok,” kata Yosef.

Menurut Yosef, ABG penjaja seks sering beraksi di kompleks pemakaman umum Iligetang yang biasa disebut dengan istilah Rumah Merah, sebab di sana ada sebuah bangunan berwarna merah. Selain itu, para perempuan yang rata-rata berusia belasan tahun itu juga beraksi di kawasan Pasar Alok, sekitar Taman Makam Pahlawan dan juga di kontainer-kontainer kosong di Pelabuhan Laurens Say.

“Mereka biasa bergabung dengan para waria,” tandas Yosef.

Dari keterangan para pelaku, mereka mematok tarif standar Rp 250.000 sekali kencan. Jika terpaksa dan tidak ada pelanggan, maka mereka bisa menurunkan tarif menjadi Rp. 25.000. Ada juga yang pasang tarif seharga menu makan siang.

Yosef menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan patroli rutin pada siang maupun malam hari. Pihaknya juga akan melakukan razia di hotel dan penginapan bersama tim gabungan yang melibatkan dinas terkait seperti Dinas Sosial, Kependudukan, pariwisata, Tenaga Kerja dan Kantor Perizinan.
(try/try)

(Detik)

[200874]

Facebook Comments