Mencicip Tiga Produk Keripik Singkong Rasa Balado






Di pasaran ada banyak jenis keripik singkong. Salah satunya keripik dengan citarasa balado pedas.

Keripik singkong termasuk punya banyak peminat. Umumnya keripik ini punya tekstur sedikit lebih tebal dari keripik kentang.

Meski keripik singkong yang bercitarasa asin gurih masih dijajakan di kaki lima atau warung, namun banyak produsen besar ikut meluncurkan camilan berbahan singkong. Rasanya tidak hanya original. Tapi banyak diberi tambahan bumbu. Seperi lada hitam, keju hingga rumput laut.

Foto: detikFood

Balado termasuk citarasa yang ikut jadi pilihan produk keripik singkong. Rasa yang lekat dengan orang Indonesia ini banyak disukai karena identik penggunaan cabai pedas.

Detikfood sempat mencicip produk keripik singkong lokal merek A, B dan C yang banyak dijual di pasaran. Keripik seberat 60 gram memiliki kisaran harga Rp 4.000- Rp 6.000.

Foto: detikFood

Keripik A punya warna keripiknya kekuningan dan bumbunya merah sedikit oranye. Bumbu baladonya terasa kuat dengan citarasa pedas. Teksturnya renyah dan tidak terlalu tebal.

Foto: detikFood

Sementara keripik B, warna bumbunya oranye pucat. Citarasanya kurang mirip balado. Lebih cenderung manis dan berjejak lada hitam. Keripik ini cenderung tebal dan keras.

Foto: detikFood

Untuk keripik C, warna singkongnya putih dengan bumbu lebih kemerahan. Perasa baladonya lebih nampak seperti bubuk. Rasanya tidak terlalu pedas dan agak manis. Diantara semua keripik C punya tekstur paling tipis renyah.

Dari ketiganya, kami paling cocok dengan keripik A. Karena rasa baladonya paling sesuai dan masih ada sentuhan pedas. Teksturnya juga pas, tidak terlalu tebal maupun tipis. Nah, Anda lebih suka keripik singkong balado yang lebih pedas atau pedas manis?

(odi/adr)

(DetikFood)

[4769727]

Facebook Comments