2 Juta Ha Hutan Produksi Telantar, KLHK akan Cabut Izin Kelolanya


Jakarta – 2 Juta hutan produksi yang mayoritas di wilayah Sumatera telantar. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan cabut 71 izin pengelolaan.

“Ada sekitar 2 juta hektar izin pengelolaan hutan produksi yang terindikasi tidak aktif, tidak ada kegiatan di lapangan. Itu harus kami evaluasi. Kami tanya apa dia mau lanjut atau tidak,” ujar Dirjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ida Bagus Putera.

Hal itu dikatakan Putera saat berbincang dengan wartawan di Taman Wisata Alam Telaga Patengan, Ciwidey, Bandung, Jumat (24/2/2017).

2 Juta hektare lahan itu, imbuhnya, terletak antara lain di Riau dan Jambi, dan meliputi 71 izin pengelolaan. Pihaknya akan memberikan peringatan dulu beberapa kali sebelum akhirnya dicabut.

“Kalau memang tak bisa lanjut, karena memang faktanya ada masalah sosial dan sebagainya, kalau memang tidak lanjut, ya sudah kami cabut,” jelasnya.

Lahan hutan produksi yang izin pengelolaannya dicabut akan ditawarkan pada investor lain yang berminat mengelola. Ada pula skema hutan produksi nanti dikelola oleh masyarakat yang tadinya mengelola lahan gambut.

“Nanti untuk kawasan untuk landswap, HTI (Hutan Tanaman Industri) gambut berkurang karena efektif beralih jadi fungsi lindung. Nah itu kan ganggu kelanjutan dampak ekonomi ke masyarakat. Kami tawarkan lahan pengganti itu,” tandas Putera.

(nwk/dnu)

(Detik)

[169239]

Facebook Comments