Polresta Blitar Gulung Sindikat Sabu, 7 Pelaku Diamankan


Blitar – Sabu-sabu senilai puluhan juta rupiah berhasil diamankan Satresnarkoba Polresta Blitar. Sabu seberat 10,23 gram ini disita dari 7 tersangka, dua diantaranya merupakan bandar besar antar kota.

Dua bandar yang diamankan yakni, Simon Budianto (35) warga Dusun Krajan Desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut dan Arik Alifi (39), seorang buruh harian warga Desa Ngunut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungàgung.

Kasat Narkoba Polresta Blitar, Iptu Huwahila saat rilis di Mapolresta, Selasa (22/11/2016) menyatakan jika 7 tersangka ini termasuk jaringan pengedar besar di Jawa Timur.

“Dari penangkapan dua bandar dan beberapa pengedar di wilayah Blitar ini, mereka mengaku mendapat barang dari seseorang di luar Blitar dengan pengiriman sistem ranjau,” ungkapnya.

Pengakuan dari bandar Simon, dalam satu pekan dia belanja sabu seberat 1 gram seharga Rp 1,3 juta. Dalam satu pekan sabu-sabu itu pasti habis dibeli pelanggan yang mayoritas pegawai swasta di Blitar seharga Rp 1,6 juta.

“Saya baru belanja lagi kalau ada pesanan, pembeli biasanya langsung datang ke toko saya, ada juga yang minta diantar ke Blitar ,” katanya.

Selain menangkap 7 pengedar sabu-sabu, Satresnarkoba Polresta Blitar juga menangkap 2 tersangka pengedar pil doubel L dengan barang bukti yang diamankan sebanyak 182 butir.

Bedanya , jika sabu-sabu biasa dikonsumsi kalangan pekerja swasta, pil doubel L ini justru banyak dikonsumsi kalangan pelajar di Kota Blitar.

“Kalau yang pengedar doubel L ini keduanya kuli bangunan dan mereka biasa menjual pil koplo ini ke kalangan pelajar baik SMP maupun SMA,” ungkap Huwahila.

Para tersangka pengedar ini melanggar pasal 35 Undang-Undang tahun 2009.
“Yang pengedar sabu ini akan kita kenakan pasal 114 hukumannya berat bisa kurungan paling lama 15 tahun penjara,” tegas Huwahila.
(bdh/bdh)

(Detik)

[65201]

Facebook Comments